Juli 14, 2026

Menkeu: Selaraskan Tiga Mesin Pertumbuhan untuk Ekonomi Berkelanjutan

admin

admin
Redaksi Fala

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan agenda besar lintas generasi. Melalui Asta Cita, pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menjaga stabilitas nasional, serta memastikan pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh masyarakat.

Untuk mencapai visi tersebut, pemerintah mengandalkan tiga mesin pertumbuhan utama, yakni fiskal, sektor keuangan, dan investasi. Ketiganya diharapkan dapat bergerak selaras dan saling memperkuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Asta Cita menuntut pertumbuhan tinggi, stabilitas nasional, dan pemerataan manfaat pembangunan. Mesin pertumbuhan harus bekerja selaras. Mesin fiskal, mesin sektor keuangan, dan investasi,” ungkap Menkeu dalam Rapat Kerja Nasional Kejaksaan Agung yang dilaksanakan secara daring, pada Selasa (13/01).

Di sektor fiskal, pemerintah berkomitmen mengoptimalkan belanja negara agar dilaksanakan tepat waktu, tepat sasaran, dan bebas dari kebocoran. Sementara itu, di sektor keuangan, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan Bank Sentral agar kebijakan moneter sejalan dengan kebijakan fiskal. 

Dari sisi investasi, pemerintah telah membentuk satuan tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah untuk mengatasi debottlenecking investasi melalui mekanisme penyelesaian hambatan investasi secara rutin. Setiap pekan, pemerintah menggelar sidang untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha di Indonesia, sehingga iklim investasi dapat semakin kondusif. 

“Saya pikir nanti kalau tiga sistem itu, sistem fiskal, moneter, dan investasi sudah jalan baik, kita bisa tumbuh lebih cepat,” tandas Menkeu.

Untuk mendukung Visi Indonesia Emas 2045, APBN 2026 diarahkan bersifat ekspansif namun tetap terukur, dengan fokus pada delapan agenda prioritas. Belanja negara ditujukan untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat, memperkuat fondasi jangka panjang, serta meningkatkan produktivitas nasional. (Sumber: kemenkeu.go.iddj/al)

Berita Lainnya

14 Juli 2026

Tolak Gabung Syiah, MK Dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan Usai Tampar Adik Kandung

1 Juli 2026

Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Sikat Swedia 3-0

30 Juni 2026

DP3AKB Halsel Masuk 10 Besar Nasional di Harganas 2026, Ini Deretan Capaiannya

30 Juni 2026

Maroko Lolos, Belanda Nangis, Samuel dan Sardi Nyemplung

29 Juni 2026

Prediksi Jepang vs Brasil: Samba Bisa Mati di Kaki Samurai

29 Juni 2026

Kades Kaireu Kembali Raih Penghargaan Harganas 2026, Tiga Kali Beruntun Ukir Prestasi

Trending

Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Sikat Swedia 3-0

DP3AKB Halsel Masuk 10 Besar Nasional di Harganas 2026, Ini Deretan Capaiannya

Maroko Lolos, Belanda Nangis, Samuel dan Sardi Nyemplung

Prediksi Jepang vs Brasil: Samba Bisa Mati di Kaki Samurai