Maret 31, 2026

Halmahera Selatan Susun Skuad, Fokus Hadapi Porprov dan POPDA

Redaksi

Redaksi
Redaksi Fala

Ratusan pemain muda mengikuti tahap seleksi di GBK Bacan Selatan (Foto: Roman JR For Fala.co.id)

FALA SPORT – Halmahera Selatan benar-benar menekan pedal gas dalam membangun kekuatan sepak bolanya. Sejak Kick off seleksi pada 28 Maret, skuad Porprov dan Popda langsung digarap dengan pendekatan modern, disiplin tinggi, dan atmosfer kompetisi yang menyerupai fase pramusim klub profesional.

Ritme persiapan dibuat cepat, namun tetap terukur, demi memastikan setiap pemain melewati proses seleksi yang ketat sejak awal.

Dalam kerangka itu, tim Porprov dibangun dengan struktur kepelatihan yang solid dan berlapis. Syafrudin Rasid memimpin sebagai pelatih kepala di pinggir lapangan, didampingi asisten Risman Masang. Di sektor teknis dan fisik, Rustam Bajo mengatur ritme permainan sekaligus menjaga intensitas tim, sementara posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Rifandi Rustam. Peran Rifandi tidak hanya pada aspek refleks dan positioning, tetapi juga membentuk karakter kiper modern yang aktif membaca permainan dari belakang.

Keterpaduan ini, menurut Rifandi, lahir dari proses seleksi yang ketat serta komunikasi intens di internal tim pelatih. Ia menegaskan bahwa seluruh komposisi pemain telah melalui penyaringan yang berlapis.

Pernyataan itu sekaligus melanjutkan arahan Ketua PSSI Halmahera Selatan, Suhdan Kasuba. Kepemimpinan Suhdan, PSSI Halmahera Selatan yang baru terbentuk langsung bergerak cepat menyiapkan dua skuad dengan target medali emas. Arahan ini disampaikan di Gelora Bahrain Kasuba pada Senin, 31 Desember 2026.

“Skuad ini dibentuk lewat seleksi yang benar-benar ketat. Kami pastikan semua lini terisi pemain dengan kualitas terbaik, baik secara teknis maupun mental bertanding,” ujar Rifandi.

Penegasan tersebut juga sejalan dengan pandangan pelatih kepala Porprov, Syafrudin Rasid yang menekankan pentingnya keseimbangan antara disiplin taktik, kekuatan fisik, dan kecerdasan membaca permainan sebagai fondasi utama tim.

Sementara itu, di jalur pembinaan usia muda, skuad POPDA turut dibangun dengan pola yang serupa. Yahya M. Umar dipercaya sebagai pelatih kepala, didampingi asisten Crisaka Pusung, dengan dukungan Saiful Limahuwey di sektor teknis dan fisik. Komposisi ini dirancang untuk memastikan para pemain muda tidak hanya berkembang secara kemampuan, tetapi juga memiliki daya tahan dan pemahaman permainan yang matang sejak dini.

Dari sisi proses, perjalanan menuju skuad inti Porprov berjalan dengan tensi tinggi. Sekitar 70 pemain yang mengikuti seleksi awal langsung dipangkas menjadi 44 pada hari kedua. Memasuki fase akhir, jumlah itu kembali mengerucut hingga menyisakan 22 pemain yang dinilai paling siap secara teknis, fisik, dan mental untuk bertarung di Porprov Maluku Utara 2026 di Kabupaten Halmahera Utara.

Situasi serupa juga terlihat di jalur POPDA, bahkan dengan persaingan yang lebih luas. Sebanyak 120 pemain muda ikut ambil bagian sejak awal, kemudian disaring menjadi 60 pada tahap kedua. Proses seleksi terus berjalan hingga tahap akhir, yang dijadwalkan rampung pada 31 Maret 2026, untuk menetapkan 22 pemain terbaik yang akan diboyong ke Kabupaten Pulau Morotai.

Selanjutnya, pemusatan latihan menjadi fase krusial yang segera dijalankan, khususnya bagi skuad Porprov. Tahapan ini difokuskan untuk membangun chemistry antarpemain, memperkuat game plan, serta mematangkan transisi antar lini.

Menariknya, seluruh pemain yang terpilih merupakan putra daerah yang dijaring dari berbagai kecamatan seperti Obi, Makian, Kayoa, hingga Gane, sehingga memperkuat identitas tim yang berbasis potensi lokal dengan standar kompetitif.

Dengan fondasi taktik yang mulai terbentuk, kedalaman skuad yang kompetitif, serta mentalitas yang terus ditempa, Halmahera Selatan bersiap menghadapi dua ajang tersebut dengan kesiapan yang terukur. Target emas yang dipasang mencerminkan proses panjang yang telah dibangun sejak hari pertama seleksi.

Porprov ke-V Maluku Utara akan digelar pada 1 hingga 8 2026 di Kabupaten Halmahera Utara, sementara POPDA dijadwalkan berlangsung pada Juni di Kabupaten Pulau Morotai. Kedua ajang ini menjadi ruang pembuktian bagi Halmahera Selatan untuk menampilkan perkembangan sepak bola daerah melalui pembinaan yang terstruktur dan kompetitif.

Berita Lainnya

31 Maret 2026

Halmahera Selatan Susun Skuad, Fokus Hadapi Porprov dan POPDA

30 Maret 2026

3 Desa di Halmahera Selatan Sepakat Damai

29 Maret 2026

ASN Halmahera Selatan Dipacu Adaptif

17 Maret 2026

Pasar Remu Direvitalisasi, Pemkot Sorong Tampung Aspirasi Pedagang dan Akademisi

23 Februari 2026

Pemprov Papua Barat Daya Latih Masyarakat Adat Petakan Wilayah dengan SIG

9 Februari 2026

Pelantikan HIPMI Papua Barat Daya Jadi Momentum Kebangkitan Pengusaha Muda

Trending

3 Desa di Halmahera Selatan Sepakat Damai

ASN Halmahera Selatan Dipacu Adaptif

Pasar Remu Direvitalisasi, Pemkot Sorong Tampung Aspirasi Pedagang dan Akademisi

Pemprov Papua Barat Daya Latih Masyarakat Adat Petakan Wilayah dengan SIG